WARTANUSANTARA.ID|PEMILU-- Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan menuai kritik pedas dari sejumlah pihak karena mengunggah lambang negara Garuda Pancasila dengan corak batik di akun media sosialnya. Postingan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2023.
Anies Baswedan mengenang pidato bersejarah Presiden Pertama Soekarno di sidang BPUPKI pada 78 tahun silam yang menyampaikan konsep Pancasila sebagai dasar negara. Ia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mewujudkan keadilan sosial sesuai dengan cita-cita kemerdekaan.
Namun, postingan Anies Baswedan tersebut justru mendapat respons negatif dari sejumlah netizen, terutama pendukung bakal calon presiden lainnya, yaitu Ganjar Pranowo. Mereka menilai lambang Garuda dengan corak batik yang diunggah Anies Baswedan adalah hasil plagiat atau pencurian karya orang lain.
Hari ini kita memperingati 78 tahun silam ketika Bung Karno menyampaikan pidato bersejarah tentang Pancasila di hadapan sidang BPUPKI.
— Anies Rasyid Baswedan (@aniesbaswedan) June 1, 2023
Mari terus berikhtiar untuk mewujudkan tujuan utama kita bernegara, yang terkandung dalam pidato tersebut, yaitu menghadirkan keadilan sosial… pic.twitter.com/2GQWDNBZO3
Salah satu yang mengecam Anies Baswedan adalah Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto. Ia menyebut ada dua kemungkinan, tim akun Anies Baswedan asal nyomot di Pinterest atau membelinya di Perdana Store. Ia juga menyindir Anies Baswedan yang selama ini selalu diidentik dengan gagasannya namun disebutnya mencuri karya orang lain.
“Koar-koar adu gagasan baru Bacapres udah maling hasil karya orang lain,” cuit Dede Budhyarto di akun Twitternya, @dedebudhyarto, Kamis (1/6/2023).
Tidak hanya itu, netizen juga menunjukkan bahwa lambang Garuda dengan corak batik tersebut sudah pernah diposting oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 2019 lalu. Mereka menuding Anies Baswedan tidak kreatif dan hanya meniru postingan Ganjar Pranowo.
“Anies cuma nyontek postingan Ganjar tahun 2019. Mana kreatifnya? Mana gagasannya? Mana bedanya?” tulis salah satu netizen di kolom komentar postingan Anies Baswedan.
Sementara itu, mantan anggota TGUPP era Anies Baswedan Naufal Firman Yursak membela postingan Anies Baswedan. Ia menyebut karya Ginan Perdana yang membuat lambang Garuda dengan corak batik tersebut telah dibeli lisensinya melalui layanan Freepik. Ia juga mengunggah bukti pembelian lisensi tersebut.
“Terima kasih sudah ikut cek. Betul karya mas Ginan Perdana tersebut telah dibeli lisensi penggunaannya melalui layanan Freepik dengan bukti seperti di bawah ini,” kata Naufal Firman Yursak di akun Twitternya, @naufalfy, Kamis (1/6/2023).
Postingan Anies Baswedan tentang Hari Lahir Pancasila ini menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak netizen yang memberikan komentar pro dan kontra terhadap postingan tersebut. Hal ini menunjukkan betapa tingginya tensi politik menjelang Pilpres 2024 yang akan mempertemukan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo sebagai dua kandidat kuat.
Sumber : Fajar.co.id, kabar24.bisnis.com
https://twitter.com/HeyFarahhh/status/1664249999398703104?s=20