Ditulis oleh Dhimas Ulil Albab
Mahasiswa STEI SEBI
[WARTANUSANTARA.ID] Dalam dunia bisnis yang semakin beragam, risiko sering dianggap sebagai ancaman yagn harus dihindari, namun dengan kita melakukan pendekatan yang tepat risiko dapat diubah menjadi peluang yang menguntungkan.
Manajemen risiko kunci keberhasilan bagi banyak bisnis saat menghadapi krisis, seperti bencana alam, krisis ekonomi, perubahan lingkungan, atau masalah bisnis serius lainyan.
Manajemen risiko yang baik dapat membuat perubahan antara kebangkrutan dan kesempatan pertumbuhan.
Sebagian besar pemimpin bisnis mengikuti panduan dalam manjemen risiko, mengevaluasi risiko yang dihadapi dan mencoba untuk menguranginya. Namun strategi manajemen risiko yang tepat seberapa baik perusahaan bereaksi ketika krisis datang, daripada menghindarinya, manjemen risiko yang tepat dapat mengubah tantangan dan krisis menjadi peluang, ini juga dapat kunci sukses jangka panjang perusahaan.
Sebuah study EY pada thun 2015 menemukan bahwa bisnis sudah mencapai kemajuan dalam mengintegritas manajemen risiko dan tujuan bisnis mereka, namun hanya 16% yang memandang hubungan risiko dan pencapai tujuan bisnis.
Kemampuan mengelola dan memanfaatkan risiko menjadi peluang merupakan modal besar bagi perusahaan untuk memaksimalkan peforma bisnis agar mampu mencapai target dari perusahaan tersebut. Banyak strategis bisnis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan manajemen risiko agar bisa menjadi peluang. Salah satunya dengan optimalisasi penerapan standar ISO 31000.
Memahami paradigma baru : Risiko sebagai peluang
Dalam pandangan tradisional risiko diartikan sebagai ancaman yang harus dihindarkan perusahaan agar tidak menimbulkan dampak dan kerugian bagi besar perusahaan. Namun di era modern dan dinamis sekarang perusahaan mulai melihat risiko sebagai peluang yang menguntungkan dan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan nilai tambah dan pertumbuhan bisnis.
Contoh study kasus dari Empresas Carozzi, perusahaan barang konsumsi asal chile
Empresas Carozzi mengalami krisis besar ketika pabriknya yang memiliki fasilitas produksi 30.000 kaki persegi di santiago hancur akibat kebakaran di tahun 2010, namun mereka melihat kebakaran ini sebagai peluang untuk membangun perusahaan impian mereka, dengan menerapkan langkah-langkah manajemen risiko untuk memperluas pasar, bersaing secara global, dan sedikit mengurangi biaya operasional, dengan meningkatkan infrastruktur dan teknologi.
Selanjutnya, mereka berfokus untuk membangun kepercayaan dari pihak BANK dan Perusahaan Asuransi mereka, yang sangat penting dalam manajemen risiko. Empresas Carozzi berhasil memulihkan perusahaanya dan perusahaan tersebut berkembang pesat.
Penutup
Dalam bisnis, risiko selalu ada tetapi manajemen risiko yang kuat dapat membantu perusahaan beradaptasi dan berkembang, bahkan saat menghadi krisis. Dengan memanfaatkan proses manajemen risiko untuk mengurangi berbagai risiko, perusahaan akan berada dalam posisis yang lebih kuat untuk merespon krisi lalu perusahan dapat bertumbuh lebih baik.
Dengan semakin kompleksnya tantangan dunia bisnis, perusahaan harus mampu merubah risiko menjadi peluang agar perusahaan dapat mencapai target yang diinginkan.
Memanfaatkan risiko sebagai peluang tidak hanya tentang nilai tambah, tetapi juga membangun budaya bisnis adaptif dan inovatif.
Jadi penting bagi perusahaan untuk mengadopsi praktik manajemen risiko yang baik agar dapat mengatasi ketidakpastian, dan mengubah risiko menjadi peluang pertumbuhan dan berkelanjutan
