[WARTANUSANTARA.ID] Kendari – Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan kepada siswa-siswi di SMAN 1 Kendari, Jumat, 28 November 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Generasi Cerdas, Tumbuh tanpa Terburu Nikah” dengan fokus pada empat isu penting: kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan dini, edukasi HIV/AIDS, serta bahaya bullying di lingkungan sekolah.
Terdapat Sepuluh Orang Mahasiswa Pascasarjana FKM UHO hadir dalam kegiatan Magister FKM UHO goes To SMAN 1 Kendari ini, yaitu Rizkia Milida (Humas RS PMI dan UTD PMI SULTRA), dr Siti Aisyah Karimuna (Penanggung jawab Klinik Ilmiah dan dokter Umum Muadz Medical Center), Jessica Nessa Febrianti (Kepala Cath-Lab RSJPD Oputa Yi Koo), Ahmad Saleh (Staff Ahli Puskesmas Kambowa Buton Utara), Sarah Soraya Sirajuddin (Staff Ahli Puskesmas Mokoao Kendari), Umar Marzuki (Perawat Poli Umum Puskesmas Aere Kolaka Timur), Wa Zull (Staff Dinas Kesehatan Muna), Siti Syakinah Rahmatiah (Staff Dinas Kesehatan Konawe Selatan), Waode Talya Amelia dan Tsalsa Anto Ifdanunnisa (Maing-masing adalah Fresh Graduate FKM dan FK UHO).
Acara diawali oleh sambutan hangat Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, S.Pd., M.Pd yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim mahasiswa Pascasarjana FKM UHO. Ia menegaskan bahwa edukasi kesehatan sangat penting agar siswa mampu memahami risiko, membuat keputusan yang tepat, serta menjaga diri dari perilaku berisiko yang dapat merugikan masa depan.
Ketua tim sosialisasi, Rizkia Milida menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase krusial yang membutuhkan pemahaman benar terkait kesehatan reproduksi, termasuk perubahan fisik dan emosional, pentingnya menjaga batasan diri, serta dampak perilaku seksual berisiko.
Dalam materi pernikahan dini, dr Siti Aisyah Karimuna sebagai pemateri menekankan bahwa pernikahan pada usia yang belum matang dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi ibu dan bayi, menurunkan kesempatan pendidikan, serta berdampak pada aspek psikologis dan sosial. Remaja didorong untuk mengejar pendidikan dan mempersiapkan masa depan sebelum mengambil keputusan besar.
Sesi pencegahan HIV/AIDS juga disampaikan oleh Sarah Soraya Sirajuddin dengan menekankan cara penularan, kelompok berisiko, serta pentingnya perilaku hidup sehat. Para siswa diajak menghapus stigma terhadap ODHA serta memahami bahwa HIV tidak menular melalui interaksi sosial sehari-hari.
Selain itu, isu bullying menjadi perhatian serius. Siti Syakinah Rahmatiah sebagai Pemateri menjelaskan bentuk-bentuk bullying, dampaknya pada kesehatan mental, serta cara mencegah dan melapor jika menjadi korban maupun saksi. Remaja diminta berani bersuara dan saling menjaga sebagai satu komunitas sekolah.
Acara ini juga dirangkaikan dengan pembagian snack, pembagian doorprize berupa voucher jajan di kantin, pembagian angket sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengetahui tingkat penerimaan ilmu oleh para peserta, dan yang tidak kalah menarik adalah terdapat sesi nonton bareng dan renungan yang berguna untuk merefresh kembali semangat para siswa SMAN 1 Kendari untuk hidup lebih berkualitas.
Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dari siswa yang bertanya saat kegiatan Diskusi berlangsung. Tim Magister FKM juga membagikan leaflet edukatif dan membuka sesi konseling singkat bagi peserta yang ingin berdiskusi lebih jauh.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa Pascasarjana FKM UHO berkomitmen terus mendukung peningkatan literasi kesehatan remaja di Kota Kendari. Diharapkan, sosialisasi ini dapat membentuk generasi muda yang lebih memahami kesehatan diri, berperilaku positif, dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat.

