Jumat, 19 Maret 2021

Awal Mula Pembangunan Masjid Nabawi di Madinah

[wartanusantara.id] Pembangunan Masjid Nabawi dimulai pada tahun 1 H. Tempat pembangunannya berada di bekas tempat menderumnya unta beliau, yaitu di depan tempat Bani Najjar. Tempat tersebut merupakan penjemuran kurma milik milik dua anak laki-laki yatim di bawah pemeliharaan As'ad bin Zurarah. Rosulullah memanggil kedua anak tersebut untuk menawarkan harga tempat penjemuran kurma tersebut. Kedua anak tersebut ingin menghibahkannya untuk beliau, namun beliau menolak lalu membelinya dari mereka.


(Masjid Nabawi saat ini/photo : Kompas)

Di tempat tersebut terdapat kuburan kaum musyrikin dan beberapa lubang galian serta pohon-pohon kurma. Kuburannya dipindahkan, tanah-tanah lubang diratakan, dan pohon-pohon kurma diratakan.

Pembangunan masjid dimulai, Rosulullah turun untuk memberikan semangat kepada kaum muslimin. Dindingnya terbuat dari batu bata, tiang-tiangnya dari pohon kurma, dan atap masjidnya dari pelepah daun kurma. Masjid tersebut mempunyai 3 pintu, kiblat menghadap ke Baitul Maqdis. Tanahnya diberi batu-batu kecil karena bila hujan turun tanahnya becek sehingga Rosulullah memerintahkan supaya tanahnya dilapisi dengan batu-batu kecil. 

Masjid Nabawi pada zaman Rosulullah SAW tidak diberi hiasan apapun, tidak pula permadani dan juga tidak ada tikarnya.


Rosulullah membangun dua kamar di sebelah masjid, satu untuk Saudah binti Zam'ah dan yang lainnya untuk Aisyah. Kedua kamar tersebut bersebelahan dan menempel pada tembok masjid. Kemudian dibangun pula kamar-kamar lainnya manakala ada istri lainnya lagi.

Sumber : Nurul Yaqin karya Muhammad Al-Khudhari Bek


Artikel Terkait