Monday, January 13, 2020

Batu Karbala di Tempat Sujud Mayjen. Qassem Soleimani, Sembahyang Khas Syi'ah!


Mayjen. Qassem Soleimani yang memimpin Quds Force (سياه قدس) yang sudah lama melancarkan perang senyap di luar territorial Iran itu sudah dibunuh Amerika Serikat. Namun, sejatinya mereka sudah pernah bekerja sama ketika memerangi ISIS yang sebenarnya juga rekayasa AS yang menjadi liar.
Seperti biasa AS akan menghabisi siapa saja yang dianggap mengancam, sudah tidak diperlukan lagi untuk kepentingannya, atau terlalu banyak tahu rahasia AS.
Berikut depan terjang Mayjen. Soleimani secara kronologis sejak awal karir militernya yang tercatat:
➡️ Operasi klandestin pemberontakan Kurdi di Irak 1979, dengan mendorong, membiayai, serta mempersenjatai rakyat Kurdi untuk melawan Saddam Hussein. Operasi ini salah satu yang memicu perang antara Iran dan Irak pada tahun berikutnya,
➡️ Perang Iran-Irak 1980-88, naik karirnya ketika terlibat berbagai operasi militer pada masa ini (Al-Monitor, 2013),
➡️ Perang Insurgensi KDPI 1989-96, menumpas rakyat Kurdi yang merasa ditipu Iran setelah dijanjikan kemerdekakaan selama Perang Iran-Irak,
➡️ Perang di Lebanon Selatan 1986-96, menggerakkan Hezbolah untuk menguasai wilayah selatan dan menjadi negara di dalam negara dengan dalih memerangi Israel,
➡️ Insurgensi di Afghanistan 1990, menguasai jalur perdagangan opium dari wilayah barat Afghanistan dengan dalih melawan Taliban, sebagian besar opium ini kemudian diselundupkan melalui jalur Turki sehingga menjadi masalah keamanan di perbatasan Turki-Iran (Ali Alfoneh, 2011),
➡️ Perang Lebanon 2006, menguatkan cengkraman Syi'ah Hezbolah di wilayah selatan yang nyaris otonom penuh (Iran Primer, 2019),
➡️ Ikut memperkuat faksi Syi'ah Houtsi di Yaman sejak 2011, memperkuat cengkraman Syi'ah di Yaman sebagai ancaman kepada Kerajaan Arab Saudi yang tidak tahu bagaimana caranya menyelesaikan urusan Yaman sejak entah kapan!
➡️ Ikut campur dalam Perang Saudara Suriah sejak 2013, mempertahankan kekuasaan Basar Asad ketika mulai terlihat limbung dan bertanggung-jawab menyusun poros Iran-Russia dalam mempertahankan Syi'ah Nusairiyah suku Asad dalam menguasai Suriah yang mayoritas Ahlus Sunnah (Dexter Filkins, 2013),
➡️ Ikut campur dalam Perang Sipil Irak 2014-17, memperkuat posisi Syi'ah di pemerintahan dan militer Irak dengan dalih menumpas ISIS (Marc A. Thiessen, 2015).
⚠️ Hampir seluruh aksi Soleimani ini menguntungkan Syi'ah Rafidhah dan merugikan Ahlus Sunnah wal Jama'ah.
⚠️ Aneh saja kalau YM masih terkagum dan mau mempelajari tentang jenderal Syi'ah Rafidhah ini? Mau belajar Syi'ah?!
Agung Waspodo, teman-teman jangan naif atas sepak terjang komandan yang dapat julukan The Shadow Commander (Dexter Filkins, 2013) oleh AS itu. AS punya kebiasaan membesar-besarkan lawannya supaya keberhasilan dalam menumpasnya jadi mencuat.
Depok, 12/13 Jumadil-Ula 1441 Hijriyah
Sumber : FB





Artikel Terkait