Jumat, 16 April 2021

Ikut Panen Raya Di Cilacap, Anies Baswedan Bicarakan Kolaborasi Berkeadilan Bagi Semua Pihak

[wartanusantara.id] Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada hari Jum'at (16/4) ikut panen raya bersama di Cilacap. Panen padi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumber Makmur, Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap dengan BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya.

(Photo dok. Fb)

Anies merasa bersyukur bisa kerjasama dengan Cilacap untuk memastikan ketahanan pangan bagi warga DKI Jakarta. Terutama untuk keamanan pasokan pangan selama bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Kolaborasi tersebut dimulai tahun 2018. Pemkab Cilacap bersama Gapoktan Sumber Makmur menyediakan lahan dan petaninya. Sementara Food Station ementara Pemprov DKI Jakarta melalui Food Station melakukan beragam pendampingan kepada petani dan off taker produk pertanian.

"Pendampingan yang dilakukan Food Station terhadap Gapoktan Sumber Makmur antara lain terkait pendampingan dalam pemilihan varietas; pendampingan dalam pascapanen; Food Station sebagai off taker memberikan jaminan harga; memotong mata rantai pembelian gabah milik petani, sehingga petani bisa tetap sejahtera; serta kolaborasi ini dapat digunakan oleh petani untuk mendapatkan pembiayaan," kata Anies.

Anies membicarakan prinsip saling menguntungkan antara DKI Jakarta dengan daerah lainnya, terutama kolaborasi berkeadilan bagi semua pihak.

"..membuat masyarakat Jakarta mendapat beras berkualitas dengan harga terjangkau, dan yang paling penting petani di Cilacap merasakan peningkatan kesejahteraan," lanjutnya.

Anies merencanakan kolaborasi tersebut bisa diperluas pada aspek-aspek lain. "Karena kita semua menyadari bahwa kebersamaan, gotong royong itu adalah sifat dasar bangsa kita," tutup Anies.

Sumber diolah dari Fanspage FB Anies Baswedan.

Iman Blogger

Pusat Penelitian Israel : Angkatan Laut Turki adalah kekuatan maritim terkuat di kawasan

[wartanusantara.idAngkatan Laut Turki telah dinyatakan sebagai kekuatan maritim terkuat di kawasan itu, menurut analisis Israel baru-baru ini, menyusul tindakan tegas yang diambil oleh Turki untuk melindungi kepentingan sahnya di Mediterania Timur dan kemajuan teknologi Ankara di bidang pertahanan.

(Photo : Yeni Safak)

Penilaian tahunan yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Kebijakan & Strategi Maritim Universitas Haifa memuji armada angkatan laut Turki yang canggih, sementara juga memperingatkan bahwa Israel harus secara serius mempertimbangkan "potensi ancaman" yang ditimbulkan oleh Ankara.

"Ankara membangun Angkatan Laut yang menjadi ciri kekuatan regional dan dapat melaksanakan operasi jarak jauh," kata seorang ahli dalam analisis tersebut.

Turki, yang memiliki garis pantai kontinental terpanjang di Mediterania Timur, telah menolak klaim batas maritim oleh Yunani dan pemerintahan Siprus Yunani, menekankan bahwa klaim yang berlebihan ini melanggar hak kedaulatan Turki dan Siprus Turki.


Ankara tahun lalu mengirim beberapa kapal bor untuk mengeksplorasi gas di Mediterania Timur, menegaskan haknya di wilayah tersebut, serta milik Republik Turki Siprus Utara (TRNC).


Otoritas Turki telah berulang kali menekankan bahwa Ankara mendukung penyelesaian masalah yang luar biasa di kawasan itu melalui hukum internasional, hubungan bertetangga yang baik, dialog, dan negosiasi.

Sumber : Yeni Safak

Habib Rizieq Syihab Selesaikan S3 di Malaysia, Fadli Zon : Luar Biasa, Ditengah Kriminalisasi & Pameran Ketidakadilan Hukum

[wartanusantara.id] Ditengah proses persidangan pengadilan mantan pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab secara resmi telah menyelesaikan S3nya di Universitas Sains Islam Malaysia.

(Photo : JPPN)

Dilansir dari laman Faktakini, tesis S3 Habib Rizieq Syihab dengan judul "Metodologi Pemilahan Ushul & Furu", yang membedah 73 aliran dalam Islam telah selesai diuji pada pukul 15.00 waktu Malaysia (15/4/2021).

Selama di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri, HRS tetap sibuk menjalankan aktivitas seperti berdakwah di rutan mengajari narapidana (napi) lain mengaji, dan menyelesaikan disertasinya (S3).

Kabar selesainya S3 HRS, mendapatkan ucapan selamat dari politisi Partai Gerindra Fadli Zon. Bahkan ia kagum, meski sedang menjalani proses hukumnya HRS dapat menyelesaikan studi kuliahnya.

" Luar biasa, ditengah kriminalisasi n pameran ketidakadilan hukum, HRS masih sempat menyelesaikan S3. alhamdulillah," Kata Fadli melalui cuitan Twitternya.


Kamis, 15 April 2021

Embargo tidak mengganggu tetapi membantu Turki menasionalisasi produk pertahanan

[wartanusantara.idEmbargo atau sanksi yang dikenakan pada industri pertahanan Turki hanya membuat negara itu memproduksi suku cadang yang diembargo sendiri, sehingga membantu mempercepat produksi dalam negeri, kata kepala Presidency of Defense Industries (SSB) Rabu.

(Sumber : Daily Sabah)

Presiden SSB Ismail Demir membuat pernyataan melalui akun Twitter-nya, mengatakan industri pertahanan Turki akan terus berjuang melawan aplikasi yang tidak koheren oleh aktor internasional.

Pernyataannya muncul setelah keputusan baru-baru ini oleh Kanada untuk membatalkan izin ekspor beberapa peralatan pertahanan ke Turki.

Demir mengatakan salah satu contoh terbaik dari penguatan industri pertahanan Turki melalui sanksi adalah Common Aperture Targeting System (CATS) yang dikembangkan oleh kontraktor pertahanan terkemuka Aselsan dan sekarang diterapkan pada kendaraan udara tak berawak (UAV), menggantikan yang diperoleh dari luar negeri, yaitu dari perusahaan Kanada.

Secara terpisah, Selçuk Bayraktar, chief technology officer (CTO) dari raja pesawat tak berawak Baykar - yang produknya digunakan di Nagorno-Karabakh, mengatakan Aselsan memproduksi kamera elektro-optik bertahun-tahun yang lalu, yang telah berhasil bekerja tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di negara itu. juga telah diekspor ke luar negeri.

Kendaraan udara tempur tak berawak (UCAV) Bayraktar TB2 buatan Baykar pada awal November 2020 melakukan uji tembak menggunakan amunisi buatan dalam negeri dengan CATS yang dikembangkan Aselsan.

"Bayraktar TB2 UACV berhasil melakukan uji coba pertama dengan pengintaian elektro-optik, sistem pengawasan dan penargetan CATS yang dikembangkan oleh Aselsan," kata Baykar pada saat itu dalam sebuah pernyataan.

Bayraktar TB2 dilengkapi dengan amunisi pintar mini (MAM-L) yang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan terkemuka Roketsan selama pengujian. Sebagai bagian dari uji terbang, kemampuan penguncian dan pelacakan target berkecepatan tinggi CATS telah diuji. MAM-L mencapai target dengan akurasi tepat pada ketinggian dan jarak tinggi dengan penandaan laser yang dibuat oleh CATS.

CATS adalah sistem pengintaian, pengawasan, dan penargetan elektro-optik berkinerja tinggi yang dirancang untuk platform udara sayap tetap dan sayap putar, termasuk UAV, helikopter, dan pesawat terbang.

Kanada pada 12 April membatalkan izin ekspor untuk teknologi drone ke Turki setelah menyimpulkan bahwa negara tersebut menjual peralatan tersebut kepada pasukan militer Azerbaijan selama pertempuran di wilayah Nagorno-Karabakh yang diduduki Armenia dan diakui secara internasional.

Turki, seperti Kanada, adalah anggota NATO dan merupakan sekutu utama Azerbaijan, yang pasukannya mendapatkan kembali wilayahnya setelah enam minggu pertempuran dan setelah tiga dekade pendudukan ilegal Armenia.

Namun, Menteri Luar Negeri Kanada Marc Garneau mengatakan penggunaan teknologi "tidak konsisten dengan kebijakan luar negeri Kanada, atau jaminan penggunaan akhir yang diberikan oleh Turki".

Turki mengkritik keputusan itu, mengatakan bahwa mereka mengharapkan sekutu NATO Turki untuk menahan diri dari mengambil langkah-langkah yang akan berdampak negatif pada hubungan bilateral dan merusak solidaritas NATO.

Drone tempur, seperti yang diungkapkan oleh banyak spesialis militer dan ahli pertahanan, memberikan keunggulan kepada tentara Azerbaijan dalam mendeteksi dan menghancurkan pasukan musuh dan peralatan militer, termasuk kendaraan lapis baja, howitzer, dan sistem pertahanan udara buatan Rusia.

Di antara produk industri pertahanan yang diimpor Turki dari Kanada, terdapat sistem kamera elektro-optik yang diperoleh dari perusahaan Wescam. Turki telah mempercepat pekerjaannya dalam pembuatan sistem semacam itu karena Ankara, bahkan sebelum embargo resmi, menghadapi beberapa masalah terkait perolehannya dari luar negeri.

Sistem CATS dikembangkan oleh Aselsan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sementara perusahaan juga memiliki beberapa proyek lain pada kamera elektro-optik, yaitu ASELFLIR 400 dan DASS, keduanya dipajang di situs web perusahaan.

Produk utama lainnya yang diimpor Turki dari Kanada adalah mesin turboprop PT6 yang diproduksi oleh Pratt & Whitney Canada. Mesin ini, yang memiliki model berbeda yang berkisar dari 750 tenaga kuda hingga 1.250 tenaga kuda, banyak digunakan di platform sipil dan militer, termasuk pesawat pelatihan Hürkuş dari Turkish Aerospace Industries (TAI).

Sementara itu, anak usaha perseroan yang memproduksi mesin, TUSAŞ Engine Industries (TEI), mengembangkan beberapa jenis mesin untuk menggerakkan pesawat dalam negeri.

Di antara mereka, TS1400 diharapkan akan digunakan di Hürkuş. Prototipe kedua dari mesin tersebut, menjadi mesin helikopter domestik pertama Turki, berhasil ditembakkan setelah pengoperasian awal prototipe pertama awal tahun ini.

Sumber : Daily Sabah

Peleburan Kemenristek, Netty Aher Pertanyakan Nasib Vaksin Merah Putih

[wartanusantara.idJakarta- Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyoroti digabungnya Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurut Netty penggabungan dua kementerian ini akan berdampak terhadap penelitian vaksin, khususnya vaksin merah putih.


"Peleburan Kemenristek berpotensi mengganggu jalannya penelitian vaksin Merah Putih karena vaksin yang digerakkan oleh enam lembaga itu berada di bawah koordinasi Kemenristek. Kita juga akan kehilangan kementerian yang memiliki fungsi untuk memetakan kebijakan serta strategi dalam bidang riset dan teknologi. Komitmen pemerintah perlu dipertanyakan. Sebenarnya Pemerintah mendukung inovasi dan riset untuk kemajuan bangsa atau tidak?" Kata Netty dalam keterangannya kepada Warta Nusantara, Rabu (14/04/2021).

Minimnya dukungan negara terhadap riset dalam negeri terlihat jelas dari minimnya anggaran Kemenristek/BRIN. Pada tahun 2021 saja melalui surat Menteri Keuangan nomor S-30/MK.02/2021, alokasi Anggaran Kemenristek/BRIN hanya Rp2,696 triliun. “Kalau anggarannya kecil begini kita mau riset apa? Bahkan alokasi anggaran belanja riset kita tidak sampai satu persen dari PDB. Beda jauh dengan negara-negara luar yang memiliki komitmen tinggi untuk investasi dalam riset. Misal Korsel dan Jepang, dana riset mereka tiga (3) sampai dengan empat (4) persen, kalau mau yang lebih dekat bisa lihat Singapura yang di atas dua (2) persen dan Malaysia di atas satu (1) persen, sementara kita? Sangat tertinggal jauh” tambahnya.

Terhambatnya proses penelitian vaksin merah putih pasca penggabungan terlihat dari belum jelasnya kebijakan pemerintah terhadap enam lembaga penggerak vaksin merah putih. Enam lembaga tersebut di antaranya Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

"Hal itu juga yang disampaikan oleh Prof. Amin Subandrio, Kepala LBM Eijkman, yang mengaku belum punya gambaran sama sekali seperti apa kebijakan pemerintah terhadap vaksin merah putih. Seharusnya penelitian vaksin Merah Putih dan vaksin-vaksin buatan anak negeri lainnya harus didukung sepenuhnya dan tidak diganggu dengan kejadian-kejadian seperti ini. Kita menginginkan konsistensi kebijakan pemerintah untuk mendukung upaya penelitian vaksin dalam negeri. Disadari atau tidak, vaksin masih menjadi game changer dalam mengatasi COVID-19" ungkap Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS DPR RI ini.

Lebih lanjut, Legislator Dapil Kokab Cirebon-Indramayu ini berharap penggabungan dua kementerian tersebut sama sekali tidak mengganggu proses pengembangan vaksin merah putih. 

"Sebagai bangsa dengan jumlah penduduk yang besar, kita sangat membutuhkan hadirnya vaksin COVID-19 karya anak bangsa. Kita harus belajar dari pengalaman, seperti saat Pemerintah India melakukan embargo vaksin. Kejadian itu kemudian membuat kita kelimpungan dan menggangu proses vaksinasi yang sedang berjalan, padahal pemerintah sudah mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk terus mendukung dan mengupayakan hadirnya vaksin karya anak bangsa" tandasnya.wart

AHMAD HERYAWAN DUKUNG PROGRAM RAMADHAN BAHAGIA AMAL MULIA BERSAMA 1000 SANTRI PENGHAFAL QURAN DI 8 DAERAH SE-INDONESIA


[wartanusantara.id] - Ahmad Heryawan (Kang Aher) mendukung penuh Program Ramadhan Bahagia yang dilakukan Yayasan Harapan Amal Mulia bersama 1000 Santri Penghafal Al-Qur’an di 8 Daerah se-Indonesia (Jambi, Palembang, Bangka Belitung, Garut, Bandung, Cianjur, dan Cirebon).


“Jadikan ramadhan ini sebagai madrasah untuk menambah keimanan dan ketakwaan dihadapan Allah SWT. Dan miliki target dan cita-cita besar terutama untuk adik-adik di daerah sebagai penghafal Al-Quran, miliki lah target hafalan 30 Juz.” Hal tersebut ia sampaikan via Zoom Meeting dalam acara Launching Program Ramadhan bersama 1000 Santri Penghafal Qur’an, Bandung, kemarin (14/04).


Mantan Gubernur Jawa Barat 2008 – 2018 ini juga menerangkan bahwa ramadhan ini harus disambut dengan rasa optimis dengan berbagai macam New Normal. New normal dengan perubahan jadwal makan dan sahur seperti hari biasanya. New normal karena harus menahan hawa nafsu. Dan New normal karena segala sesuatu kebaikan akan dilipatgandakan, salah satunya dengan berinfak.


Selain itu Direktur Utama Yayasan Harapan Amal Mulia juga mengungkapkan “Ramadhan ini adalah pengali, pengali ibadah bagi ibadah-ibadah yang lain. Ada banyak cerita inspirasi dari 8 daerah se-Indonesia yang hadir disini, buktinya mereka untuk mengikuti launching ramadhan harus bersusah payah melewati guyuran hujan ke lokasi live zoom, sinyalnya kurang bagus, dan keterbatasan listrik.” Pungkas Agis Muhsin.


Yayasan Harapan Amal Mulia siap menampung dan menyalurkan donasi dari donatur mulia semua. Jika kita tidak bisa kemana-mana. Namun kebaikan kita harus bisa sampai kemana-mana. (Priyo)


Editor: Wahid Ikhwan

Satu-satunya harapan Ukraina melawan Rusia: Drone Tempur TB2 Turki bisa mengamankan kemenangan untuk Kiev

[wartanusantara.idDrone tempur TB2 buatan Turki bisa menjadi satu-satunya kesempatan Ukraina melawan Rusia karena ketegangan di wilayah yang memisahkan diri dari Donbas timur terus berkobar, menurut laporan majalah Forbes.


Dalam laporan berjudul "Ukraine Might Field A Drone Strike Force — And It Could Knock Out Russian Tanks", penulis David Axe menunjukkan bahwa jet tempur Ukraina tidak cocok untuk pertahanan udara Rusia.

Mengutip pakar penerbangan Tom Cooper, laporan tersebut melanjutkan dengan menyoroti bahwa "angkatan udara Ukraina harus beralih ke drone dan amunisi yang berkeliaran," mencatat bahwa jika terjadi perang besar, "Robot Ukraina dapat mengerumuni formasi tentara Rusia, pertahanan udara yang luar biasa. sistem dan melumpuhkan tank dan kendaraan lain. "

Penulis juga mengingat bahwa drone Bayraktar TB2 menghancurkan ratusan tank Armenia dan kendaraan lapis baja buatan Rusia selama konflik Karabakh antara Baku dan Yerevan.


Drone Bayraktar Tactical Block 2 buatan Turki yang terbang tinggi yang menembakkan rudal kecil menghancurkan ratusan tank Armenia, kendaraan tempur, artileri, dan sistem pertahanan udara.


Cooper juga mengklaim sistem rudal permukaan-ke-udara Moskow "tidak dapat mengalahkan kawanan drone dan amunisi", sebagai tanda-tanda bahwa Ukraina mengadopsi taktik yang digunakan oleh Azerbaijan melawan Armenia selama konflik di Nagorno-Karabakh.


“Ukraina dapat mengadopsi organisasi dan taktik Azerbaijan. Memang, ada tanda-tanda bahwa transformasi sedang berlangsung. TB2 penggerak baling-baling seberat 1.400 pon — semacam mini-Predator Turki yang harganya sekitar $ 1 juta — adalah tulang punggung kekuatan serangan pesawat tak berawak Azerbaijan. "


Ukraina dikatakan melakukan latihan menggunakan drone tempur TB2 produksi nasional Turki, yang dibeli Kiev dari Ankara pada 2019, di atas Laut Hitam dan di sepanjang perbatasan wilayah titik nyala Donbas.


“Pasukan Ukraina dapat mengerahkan begitu banyak drone dan amunisi yang berkeliaran sehingga akan ada lebih banyak target daripada rudal Rusia. Bahkan orang Rusia tidak bisa terus memuat ulang selamanya, "artikel itu menyimpulkan.




Konflik di tenggara Ukraina telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Kiev dan separatis saling menyalahkan karena melanggar gencatan senjata.


Ukraina juga menuduh Rusia mengirim pasukan ke perbatasan, sementara Moskow mengatakan tindakannya sebagai tanggapan atas "tindakan provokatif Kiev".


Turki menjual total enam drone Bayraktar TB2 dan tiga stasiun kontrol darat ke Ukraina pada 2019, dan kedua sekutu menandatangani kesepakatan pada Desember tahun lalu yang memungkinkan Ukraina membuat salinan TB2 sendiri.


Pesawat tak berawak Turki dilaporkan telah menghancurkan sistem rudal Pantsir buatan Rusia di Suriah, Libya dan Nagorno-Karabakh, karena penempatan UAV di Ankara dikreditkan atas kemenangan yang dikepal oleh sekutu Turki dari Asia hingga Afrika.


UAV bersenjata Bayraktar TB2, yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan pertahanan Turki Baykar Technologies, telah digunakan oleh Angkatan Bersenjata Turki dan Direktorat Keamanan negara itu sejak 2015.


UAV bersenjata TB2 dikembangkan untuk misi pengintaian dan pengawasan taktis; ia juga dapat membawa amunisi dan melakukan serangan dengan penunjuk target laser.

Sumber : Yeni Safak

Rabu, 14 April 2021

Turki menjadi salah satu dari sedikit negara dengan rudal udara-ke-udara

[wartanusantara.id] Pada hari Rabu Presiden Erdogan mengatakan Turki telah berhasil menjadi salah satu dari sedikit negara dengan teknologi rudal udara-ke-udara.


Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan di Twitter bahwa Turki telah menjadi salah satu dari sedikit negara dengan teknologi rudal udara-ke-udara.

"Rudal udara-ke-udara kami, Bozdogan, yang dikembangkan oleh teknisi dan insinyur muda kami di proyek Goktug, mencapai target pada tembakan pertama," katanya, berterima kasih kepada para pengembang rudal.

Dia juga membagikan video yang menunjukkan pengambilan gambar pertama Bozdogan.


Video diambil dari akun Twitter @RTErdogan

Imam Nawawi membidahkan malafazkan niat ?!

 Imam Nawawi membidahkan malafazkan niat ?!

Oleh Ustadz Abdullah Al-Jirani



[wartanusantara.idFlyer terlampir (atas) isinya kacau. Di paragraf awal membidahkan melafazkan niat, lalu di bawahnya membawakan ucapan imam Nawawi. Seakan pembuatnya ingin mengiring opini kepada pembaca, bahwa imam Nawawi membidahkan perkara ini. Padahal, dalam pernyataan imam Nawawi yang dinukil tidak ada sedikitpun redaksi dari beliau yang menyatakan bahwa melafazkan niat itu bidah. Beliau hanya menyatakan bahwa “tidak disyaratkan untuk melafazkan niat”. Maksudnya, beliau (termasuk ulama yang lain) tidak mewajibkan melafazkan niat, karena memang faktanya tidak wajib. Yang wajib itu niat di dalam hati, karena niat itu tempatnya di hati. Adapun “melafazkan niat”, bukanlah “niat”, tapi hanya sebuah sarana/wasilah untuk memudahkan memunculkan niat yang ada di dalam hati.

Imam Nawawi tidak menjadikan melafazkan niat sebagai syarat sahnya suatu ibadah, tapi beliau hanya menganjurkannya sebagai sarana untuk mempermudah memunculkan niat yang ada di dalam hati. Ingat ! beliau “menganjurkannya”, bukan membidahkannya. Artinya, jika seorang sudah berniat dalam hati tapi tidak melafazkannya, maka ibadahnya sudah sah. Tapi jika dilafazkan, maka itu lebih baik. Dan pendapat yang menganjurkan melafazkan niat, merupakan pendapat jumhur (mayoritas) ulama dari kalangan Hanafiyyah, Syafi’iyyah dan Hanabilah. Adapun Malikiyyah tidak menganjurkan, tapi juga tidak membidahkan. (Simak : Al-Fiqh Al-Islami, karya Syekh Prof. Wahbah Az-Zuhaili : 3/1571).

Imam Nawawi (w. 676 H) rahimahullah menyatakan :
وَلَكِنْ يُسْتَحَبُّ التَّلَفُّظُ مَعَ الْقَلْبِ
“Akan tetapi dianjurkan untuk melafadzkan (niat puasa ) mengiringi hati”. (Majmu’ Syarhul Muhadzdzab : 6/289).

Jadi, membidahkan masalah malafazkan niat dengan membawa-bawa pernyataan imam Nawawi, adalah suatu kesalahan fatal. Ini menunjukkan akan ketidakpahaman tentang fiqh (khususnya masalah niat), lebih-lebih mazhab Syafi’i. Perbuatan semacam ini merupakan bentuk khianat dan kezaliman kepada imam Nawawi. Karena disadari atau tidak, dia telah menisbatkan suatu perkara yang tidak pernah dilontarkan oleh beliau (imam Nawawi). Dan semua ini akan ada pertanggungjawabannya kelak di hadapan Allah.

Saran kami, kalau ingin membidahkan suatu amalan, sandarkan saja kepada diri anda sendiri, jangan bawa-bawa para ulama. Yang kedua, berbicaralah sesuai kapasitas anda. Jangan berbicara dalam perkara yang anda sendiri tidak memiliki ilmu tentangnya. Karena hal itu termasuk dosa yang amat besar di sisi Allah. Allah Ta’ala mengharamkan beberapa perkara, salah satunya : " ...Berbicara (mengada-adakan) terhadap Allah apa yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya."(QS. Al-A’raf : 33).

Akhiran, selamat menunaikan ibadah puasa. Jangan lupa niat puasa tiap malam karena ini wajib menurut pendapat muktamad dalam mazhab Syafi’i , dan dianjurkan untuk dilafazkan. Dan dianjurkan pula untuk berniat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan mengikuti pendapat imam Malik, untuk langkah preventif kalau-kalau lupa tidak niat di malam harinya.

Redaksinya, seperti yang disebutkan oleh Imam Muhammad bin Qasim Al-Ghazzi (w.918 H) rahimahullah :

نَوَيتُ صَوْمَ غَدٍ عَن أدَاء فَرْضِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنةِ لِلّهِ تعالى
“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala (Aku niat puasa besok dari menunaikan kewajiban puasa Ramadhan di tahun ini karena Alloh Ta’ala).(Fathul Qarib Al-Mujib fi Syarhi Al-Fadzi At-Taqrib : 137).

Tulisan singkat ini hanya sebagai “reaksi” atas adanya “aksi”. Kami tidak akan bereaksi jika tidak ada aksi sebelumnya. Motto kami : "Anda sopan, kami segan. Anda diam, kami tahan." Terima kasih.
Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam.
1 Ramadhan 1442 H
Abdullah Al-Jirani

Sumber : FB

PM Dbeibah : Libya akan mengaktifkan perjalanan bebas visa untuk warga negara Turki

[wartanusantara.idPerdana menteri Libya hari Selasa mengumumkan bahwa negaranya akan bekerja untuk memungkinkan kunjungan bebas visa bagi warga negara Turki.

"Kami akan segera memulai prosedur untuk penghapusan lengkap visa (persyaratan) dan memulai inisiatif yang diperlukan untuk meluncurkan kedutaan besar di ibu kota Ankara dan konsulat di kota timur laut Benghazi," kata Abdul Hamid Dbeibah kepada meja bundar hibrida Turki-Libya. pertemuan di ibu kota Ankara.

(Photo : Daily Sabah)

Berbicara pada hari terakhir dari kunjungan resmi dua hari, Dbeibah menjanjikan dukungan penuh kepada sektor swasta Turki untuk menjalankan lebih banyak bisnis di Libya.

"Kami ingin sektor swasta Turki dan Libya berinteraksi dan bahkan bergabung," kata Dbeibah, menambahkan:

"Kami akan melakukan apa pun untuk memudahkan Anda berbisnis dengan bisnis Libya di berbagai sektor."

Mengatakan bahwa Pemerintah Persatuan Nasional sedang membangun kembali Libya setelah masa sulit untuk negara itu, Dbeibah menambahkan: "Kami berharap untuk memobilisasi kemajuan ini lagi, yang akan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan warga kami."

Dbeibah menyoroti bahwa berbagai perjanjian Libya dengan Turki akan membantu pemerintah memenuhi kebutuhan warga Libya.

"Salah satu prioritas pemerintah kami adalah memulai kembali semua proyek yang terputus dan menghilangkan rintangan yang menghalangi mereka," tegasnya.

Menunjuk ukuran investasi Turki di Libya, Dbeibah mengundang bisnis ke negara itu untuk menyelesaikan proyek yang ada dan melakukan yang baru.

"Saya dapat mengundang semua perusahaan yang berbisnis di Libya: kami akan menyelesaikan semua masalah keuangan Anda dan tidak ada hak Anda yang akan hilang," tegas Dbeibah, seraya menambahkan bahwa pemerintah menghormati dan mengakui semua perjanjian yang ditandatangani di masa lalu.

Menyinggung kemungkinan pakta perdagangan bebas antara Turki dan Libya, dia menekankan pentingnya mencapai kesepakatan semacam itu.

Pertemuan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi Turki-Libya, yang diadakan pada hari Senin.

Setelah pembicaraan dengan pejabat tinggi Libya pada hari Senin, para pemimpin Turki menekankan kerjasama bilateral yang berkelanjutan, serta kembalinya bisnis Turki ke Libya saat negara itu mendapatkan kembali stabilitas.

Sumber : Daily Sabah

Selasa, 13 April 2021

Netty Prasetiyani Kritik Keras Dibukanya Tempat Wisata Saat Mudik Dilarang

[wartanusantara.idJakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengkritik keras kebijakan pemerintah yang membuka destinasi wisata namun melarang masyarakat untuk mudik. "Kebijakan ini tujuannya apa? Kalau pelarangan mudik untuk meminimalisasi penyebaran COVID-19, kenapa destinasi wisata justru dibuka dan diperbolehkan? Hal ini akan membuat masyarakat bingung dan 'membandel' untuk tetap mudik" kata Netty dalam keterangan kepada Warta Nusantara, Selasa 13 April 2021. 


Netty meminta agar pemerintah konsisten dalam membuat kebijakan karena saat ini kasus COVID-19 Indonesia masih tinggi. Data per Minggu, 11 April kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 1.566.995 orang. Menurut Netty, jika memang pemerintah ingin mengendalikan COVID-19, maka seharusnya tempat wisata jangan dibuka. 

"Aneh kalau masyarakat dilarang mudik, tetapi wisata tetap dibuka. Sudah pasti masyarakat yang tidak mudik itu akan memenuhi tempat-tempat wisata tersebut. Apakah ini yang diinginkan oleh pemerintah terjadi kerumunan warga masyarakat di lokasi wisata? Padahal vaksinasi yang disebut-sebut sebagai game changer untuk mengatasi COVID-19 juga masih berjalan lambat"  katanya. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut bahwa hingga Senin (05/04/2021) Indonesia telah menyuntikkan 12,7 juta dosis vaksin. Pemerintah dalam keterangan medianya juga menyebut pembukaan wisata akan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Akan tetapi, bagi perempuan politisi PKS Netty Prasetiyani sangat sulit menerapkan prokes di tempat-tempat wisata. 

"Misalnya saja di pantai atau kolam renang yang pastinya akan diserbu oleh pengunjung, bagaimana penerapan prokesnya? Apa mungkin bisa menjaga jarak di tempat-tempat seperti itu? Apalagi masyarakat dilarang mudik, maka sudah pasti tempat wisata akan membludak" katanya. 

Menurut Netty kebijakan pembukaan tempat wisata ini justru akan sangat membebani pemerintah daerah. "Pemerintah daerah akan sangat disulitkan karena kita tahu keterbatasan sumberdaya yang dimiliki pemda untuk menjaga tempat wisata. Saya pribadi tidak yakin seluruh tempat wisata bisa diawasi agar tetap menjalankan prokes. Hal itu sangat sulit, karena tidak mungkin satu petugas menjaga satu wisatawan agar tetap menjaga jarak" katanya.

Rusia mendesak Turki dan Negara lainnya untuk berhenti memasok senjata ke Ukraina

[wartanusantara.idRusia memperingatkan beberapa negara, termasuk Turki, untuk berhenti memasok senjata ke Kyiv, karena ketegangan meningkat di timur Ukraina.

(Presiden Ukraina berkunjung ke markas militer di Donbas, perbatasan Ukraina-Rusia)

"Kami mendesak semua negara yang bertanggung jawab yang berkomunikasi dengan kami - dan Turki adalah salah satunya - kami sangat menyarankan mereka menganalisis situasi dan pernyataan perang terus-menerus rezim Kyiv, dan kami juga memperingatkan mereka agar tidak mendorong aspirasi militeristik ini," Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov seperti dikutip Senin di Mesir oleh kantor berita Itar-TASS.

Peringatan itu datang dengan latar belakang Turki mengirimkan drone tempur, yang kontraknya telah ditandatangani Ukraina pada 2019.

Setengah lusin telah dikirim, menurut laporan media.

Menurut Kementerian Pertahanan di Kyiv, kontrak lebih lanjut untuk pengiriman drone tempur, termasuk amunisi serta untuk pembangunan kapal patroli, telah diselesaikan pada bulan Desember.

Lavrov juga mengkritik pengerahan kapal perang AS ke Laut Hitam, dengan mengatakan pertanyaannya masih belum terjawab tentang apa yang diinginkan AS di sana, ribuan kilometer jauhnya dari wilayahnya sendiri. Menurut Turki, AS telah memberikan pemberitahuan tentang perjalanan kapal perang melalui selat Laut Hitam pada 4 Mei.

Di tengah konflik tujuh tahun, laporan pergerakan pasukan Rusia menuju perbatasan Ukraina baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran internasional.

Sebagian wilayah Luhansk dan Donetsk di sepanjang perbatasan Rusia telah di bawah kendali pejuang pro-Moskow sejak 2014.

Menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 13.000 orang telah tewas sejak itu dan tahun ini, 50 kematian telah dilaporkan meskipun ada gencatan senjata.

Pada hari Senin, tentara Ukraina kembali melaporkan kematian seorang tentara pemerintah.

Uni Eropa mengatakan mengikuti pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina dan di Semenanjung Krimea dengan sangat prihatin.

Uni Eropa meminta pihak berwenang Rusia untuk menahan diri dari setiap langkah yang akan menyebabkan ketegangan lebih lanjut, kata juru bicara kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.

Eskalasi konflik yang baru tidak dapat diterima dari sudut pandang UE.

Juru bicara itu juga meminta Rusia untuk meningkatkan upaya penerapan rencana perdamaian 2015. Uni Eropa menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Ukraina dan presidennya, Volodymyr Selenskyj, dalam hal ini.

Sumber : Daily Sabah

Senin, 12 April 2021

OPCW : Rezim Assad menggunakan senjata kimia di Saraqib (Suriah)

[wartanusantara.idRezim Assad menggunakan senjata kimia terhadap populasinya di Saraqib, Suriah pada tahun 2018, kata pengawas global pada hari Senin.

Laporan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) disiapkan oleh Tim Investigasi dan Identifikasi (IIT), yang laporan pertamanya tentang penggunaan senjata kimia diterbitkan pada April 2020.

(Photo : Anadolu Agency)

“Laporan tersebut mencapai kesimpulan bahwa ada alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa, sekitar pukul 21:22 pada 4 Februari 2018, sebuah helikopter militer Angkatan Udara Arab Suriah di bawah kendali Tiger Forces menghantam Saraqib timur dengan menjatuhkan setidaknya satu silinder. , ”Kata organisasi antar pemerintah itu dalam siaran pers.

“Silinder pecah dan melepaskan klorin di area yang luas, mempengaruhi 12 individu yang disebutkan,” tambahnya.

OPCW, badan pelaksana Konvensi Senjata Kimia (CWC) yang berbasis di Den Haag, Belanda, dengan 193 negara anggotanya, mengawasi upaya global untuk menghilangkan senjata kimia secara permanen.

Penggunaan senjata kimia oleh rezim Assad sebelumnya telah dikonfirmasi oleh penyelidik PBB serta OPCW.

Penggunaan klorin oleh rezim Assad sebagai senjata kimia merupakan pelanggaran kewajibannya di bawah CWC, di mana ia merupakan salah satu pihak, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2118.

Partai Gelora Indonesia Kirim Relawan Tim Medis ke Lokasi Bencana NTT&NTB

[wartanusantara.id] Indonesia akhir-akhir ini dilanda musibah, mulai dari banjing bandang di NTT&NTB hingga gempa bumi di beberapa daerah di Jawa Timur.


Partai Gelora Indonesia yang baru didirikan oleh beberapa mantan petinggi PKS (Anis Matta, Fahri Hamzah,dkk) mengirimkan tim medis ke lokasi bencana NTT&NTB.

Tim medis tersebut lebih dikenal Blue Helmet. Tim tersebut akan bertugas di Klinik Lapangan Kab. Adonara lokasi terparah. 

Pelepasan dan pemberangkatan ke-3 Tim Medis Blue Helmet ke lokasi bencana banjir bandang NTT, yang akan bertugas di Klinik Lapangan Kab. Adonara lokasi terparah.@partaigeloraid, 12 April 2021.


"Blue Helmet International masih terus menggalakkan kolaborasi dengan berbagai lembaga, instansi pemerintah dan swasta, serta semua pihak yg memiliki kepekaan rasa kemanusiaan yg sama, untuk kembali menggalang donasi dan disalurkan ke daerah terdampak bencana di NTT dan NTB," tulis Partai Gelora melalui akun Twitternya.


Melalui Program KOLABORASI PHINISI KEMANUSIAAN, donasi bisa  disalurkan ke:

REK. BANK SYARIAH MADIRI

7198 706 088

KODE (451)

A.N. HELM BIRU INDONESIA


Narahubung: 0821 9622 5222