Thursday, June 22, 2017

KAMMI Aceh:Ketika Diskon Belanja Lebih Menggoda dari Gebyar Pahala Ramadhan

Banda Aceh-Pelaksanaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan sudah memasuki H-2. Sejak masuknya Bulan Ramadhan setiap muslim sudah mulai gencar meningkatkan semangat untuk memperbanyak melakukan ibadah kepada Allah SWT.  Di Bulan Ramadhan Allah melipatkan gandakan pahala setiap ibadah yang dilaksanakan.  Adapun di bulan lain kelebihan ini tidak didapatkan.

Semakin mendekati hari terakhir maka semakin banyak bonus-bonus pahala yang akan diberikan oleh Allah SWT.  Salah satu bonus terbesar di akhir Bulan Ramadhan adalah adanya malam Lailatul Qadar.  Di mana jika seorang muslim beribadah di malam itu maka Allah akan melipat gandakan pahalanya sama seperti beribadah selama 1000 Bulan. Sebab itu,  tidak heran jika Rasulullah SAW memerintahkan umatnya agar memperbanyak ibadah di 10 malam terakhir.  Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak iktikaf,  qiyamul lail,  tilawah Alquran dan bersedekah.

Namun ternyata,  gebyar pahala itu tidaklah dianggap menarik oleh sebagian muslim. Diskon belanja mengalahkan seruan Rasulullah SAW untuk memperbanyak ibadah di 10 hari terakhir.  Berbondong-bondong masyarakat pergi berbelanja di malam Ramadhan sampai harus meninggalkan pelaksanaan shalat tarawih. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang pergi berbelanja ke pasar dan semakin sedikitnya jamaah shalat tarawih di mesjid.

Menanggapi fenomena tahunan diatas Ketua Umum PW KAMMI Aceh Tuanku Muhammad mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk dapat memaksimalkan ibadah di 2 hari terakhir Ramadhan tahun ini.  Baik itu di siang hari maupun di malam hari.  "Rakyat Aceh harus menjadi contoh bagi muslim lainnya dalam beribadah di hari-hari terakhir Ramadhan. Jangan sampai kita di Aceh juga sama fenomenanya seperti daerah lain yang tidak me jalankan syariat Islam. Rakyat Aceh harus menjadi muslim yang cerdas yang tidak menyia-nyiakan kesempatan di setiap akhir Ramadhan." Ucap Tuanku.

Disamping itu,  Tuanku juga mengajak seluruh rakyat Aceh untuk berbondong-bondong ke mesjid di 2 malam terakhir Ramadhan ini baik iti untuk shalat tarawih, witir dan qiyamul lail maupun untuk beriktikaf. " jika puasa tahun ini banyak rakyat Aceh yang mendapat predikat Taqwa maka tentu Bumi Aceh kedepan juga akan mendapat keberkahan dari Allah. "Tambah Tuanku.

Oleh karena itu,  marilah rakyat Aceh memaksimalkan waktunya di H-2 Bulan Ramadhan ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah seperti Shalat 5 waktu, dhuha, tahajud, tarawih dan witir,  tadarus AlQuran, zakat, bersedekah dan ibadah lainnya. Bisa jadi di 2 hari terakhir inilah Allah memberikan keberkahan dan ampunannya kepada kita semua.

Banda Aceh,  22 Juni 2017
Ttd.
Tuanku Muhammad
Ketua PW KAMMI Aceh

Friday, June 16, 2017

Sebagian Rahasia Do’a Lailatul Qadar

Kenapa Rasūlullāh saw mengkhususkan do’a tertentu pada saat kita berharap Lailatul Qadar?
Sudah jamak diketahui bahwa do’a khusus pada malam yang diharapkan sebagai Lailatul Qadar adalah:

عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا سَأَلَتْ رَسُولَ اللَّهِ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قَالَتْ: إِنْ وَافَقَنِي لَيْلَةُ الْقَدْرِ فَمَاذَا أَقُولُ؟ فَقَالَ: «قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي» (رواه أحمد [25384]، والترمذي [3513]، والنسائي في الكبرى [10708، 10709، 10710]).
Dari ‘Aisyah, bahwasanya dia bertanya kepada Rasulullah saw, ia berkata: “Jika aku menepati Lailatul Qadar, apa yang aku ucapkan?”. Rasulullah saw bersabda: “Ucapkan: Allāhumma innaka áfuwwun, tuhibbul áfwa fàfu ánni”.
(Hadits shahih diriwayatkan oleh Ahmad [25384], At-Tirmidzi [3513] dan An-Nasa-iy dalam As-Sunan al-Kubro [10708, 10709, 10710].

Kenapa do’a di atas yang perlu diperbanyak dan diulang-ulang?

Perlu diketahui, al-áfwu itu bisa berarti: Áfwun fil abdan, áfwun fil adyan dan áfwun min Ad-Dayyan.
1⃣ Áfwul Abdan, maksudnya adalah sembuhnya badan dari segala macam penyakit serta aman dan selamatnya dari berbagai bencana dan hal-hal yang tidak diinginkan.
2⃣ Áfwul Adyan, maksudnya adalah taufiq Allah SWT yang diberikan kepadamu agar kamu dapat menjalankan segala kebaikan, ibadah dan  amal-amal ukhrawi.
3⃣ Áfwun min Ad-Dayyan, maksudnya adalah pemaafan dan pengampunan dari Allah SWT kepada dirimu, sebab, Allah SWT adalah Dzat yang Maha Pemaaf, Pengampun, Mulia dan Maha Pemberi segala kebaikan.
4⃣Secara bahasa, áfwun juga berarti tambahan dan banyak (melimpah), karenanya, dalam bahasa Arab dikatakan: 'afwul mal, maksudnya adalah tambahan dan melimpahnya harta.

Dalam Q.S. Al-Baqarah: 219 disebutkan: yas-alūnaka mādza yunfiqūn? Qulil ‘afwu, maksudnya adalah: infaqkan harta yang berlebih dari nafkah pokok mu.
Dengan demikian, al-áfwu dalam do’a di atas, juga bisa dimaknai: semoga Allah SWT memberikan kepadamu apa yang kamu minta dan bahwa melebihi apa yang kamu minta.

Oleh karena itu, perbanyak ucapan:

 اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau adalah Dzat Pemberi áfwun, yang mencintai sifat áfwun, oleh karena itu, berikanlah áfwun itu kepada diriku."

Istifadah dari Ustadz Musyaffa A Rahim, Lc

Teruskan Perputaran Poros Gerakan, Bidang Perempuan PP KAMMI Gelar Konsolidasi

JAKARTA - Pasca pergantian pimpinan Bidang Perempuan Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Sitti Heliana selaku Ketua Bidang pengampu kembali mengadakan konsolidasi internal akhwat KAMMI, Ahad (11/06/2017) lalu.

Konsolidasi dimaksudkan untuk menjaga suhu gerakan serta meneruskan perputaran poros gerak perempuan dalam kiprah kontribusi di KAMMI.

"Sekaligus sebagai tindak lanjut atas penetapan amanah kepada saya untuk memimpin Bidang Perempuan, agenda ini untuk konsolidasi dan penguatan gerakan akhwat KAMMI", ungkap Heli.

Konsolidasi akhwat yang mengangkat tema "Napak Tilas Peran Aktivis Perempuan Dalam Gerakan Mahasiswa Dulu dan Kini" tersebut menghadirkan Nila Kurnia, salah seorang pejuang di balik terbentuknya KAMMI di tahun 1998.

Dalam taujihnya, Nila yang juga merupakan
 Ketua Cluster P3A (Pendidikan Perempuan Perlindungan Anak) Keluarga Alumni KAMMI mengisahkan tentang KAMMI assabiqunal awwalun dan kontribusi akhwat KAMMI di masa awal gerakan.


Ketua Departemen Kaderisasi PP KAMMI, Ita Roihanah yang juga turut menjadi fasilitator dalam sesi sharing menguatkan peran akhwat di masing-masing tingkat, baik PK, PD, PW maupun PP.

"Akhwat bukan hanya pelengkap massa ketika aksi, tapi jauh lebih besar dari itu semua, akhwat bisa melebarkan sayap-sayap keahliannya sesuai posnya masing-masing", jelas Ita

 Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama BP PP KAMMI dengan Bidang Pembinaan Kader (BPK) PP KAMMI dan BP PW KAMMI Jakarta. (ern)

Wednesday, June 14, 2017

Teori Cahaya Foton dan Efek Fotoelektrik

Pada 1905, pada tahu yang sama Einstein memperkenalkan teori relativitas khusus, Einstein membuat sebuah pengembangan yang besar dari ide quantum dengan mengusulkan sebuah teori baru tentang cahaya. Karya Planc telah menyarankan bahwa energy getaran dari molekul dalam sebuah object beradiasi dikuantisasi dengan energy E=nhf, di mana n adalah sebuah bilangan bulat dan f adalah frekuensi dari getaran molekul. Einstein berpendapat bahwa ketika cahaya dipancarkan dengan sebuah osilator molekuler, energy getaran molekul dari nhf harus berkurang sejumlah hf (atau sejumlah 2hf dst) ke bilangan bulat kali f seperti (n-l)hf. Kemudian untuk menjaga energy, cahaya harus dipancarkan dalam paket atau quanta, tiap paket dengan sebuah energy.
E = hf,             (1)
Di mana f di sini adalah frekuensi dari cahaya yang dipancarkan.
Sekali lagi h adalah konstanta Planck. Karena semua cahaya pada awalnya berasal dari sebuah sumber radiasi, hal ini menandakan bahwa mungkin cahaya dipancarkan sebagai sebuah partikel kecil, atau sekarang disebut foton, sebagai mana juga melalui gelombang seperti yang diprediksikan oleh teori Elektromagnet Maxwell. Teori Cahaya Foton adalah sebuah perubahan radikal dari ide klasik.
Einstein mengusulkan sebuah pengujian untuk teori cahaya quantum: pengukuran kuantitatif dari efek fotolistrik.
Ketika cahaya menyinari sebuah permukaan logam, electron ditemukan terpancar dari permukaan. Efek ini disebut efek fotolistrik dan terjadi pada banyak bahan, namun yang paling mudah diamati dengan logam. Efek tersebut bisa diamati dengan menggunakan peralatan yang ditunjukkan dalam gambar 1. sebuah lempengan logam P dan sebuah elektroda kecil secara hati-hati diletakkan di dalam sebuah tabung kaca yang dipisahkan, yang disebut photocell. Dua elektroda dihubungkan pada sebuah ammeter dan sebuah sumber emf, seperti yang ditunjukkan. Ketika photocell dalam kegelapan, ammeter menunjukkan 0. Namun ketika cahaya secara cukup bersinar dengan frekuensi tinggi pada lempengan, ammeter menunjukkan sebuah arus yang mengaliri rangkaian.  Kita menjelaskan keseluruhan rangkaian dengan membayangkan bahwa electron, yang dikeluarkan dari lempengan dengan radiasi yang menimpa, aliran melintasi tabung dari lempengan ke collector C seperti pada gambar 1.

Gambar 1. Efek Fotolistrik
Elektron tersebut harus dipancarkan ketika cahaya menyinari sebuah logam konsisten dengan teori cahaya gelombang electromagnet(EM): medan listrik dari sebuah gelombang EM mampu mengeluarkan sebuah gaya pada electron dalam logam dan menolak beberapa yang lain.
Namun, Einstein menekankan bahwa teori gelombang dan teori cahaya foton memberikan prediksi yang cukup berbeda pada detail dari efek foto listrik. Sebagai contoh, salah satu hal yang bisa diukur dengan perangkat pada gambar 1 adalah energy kinetic maksimum (Kmax) dari electron yang dikeluarkan. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan sebuah sumber tegangan yang bisa diubah-ubah dan terminal yang dibalik sehingga elektroda C negative dan P positif.

KAMMI Tanggapi Positif Permendikbud 23 Tahun 2017

JAKARTA -- Disahkannya Permendikbud nomor 23 tahun 2017 beberapa waktu lalu merupakan agenda restorasi pendidikan karakter yang dicanangkan oleh Mendikbud Muhadjir Effendy. Dengan poin utamanya ialah menambah jam sekolah menjadi delapan jam per hari dan kegiatan belajar mengajar hanya dilakukan sampai hari Jumat. Agenda ini merupakan kebijakan yang cukup menimbulkan polemik di masyarakat, namun KAMMI menanggapi ini sesuatu yang positif bagi pelajar sekolah.

"Kami rasa Permendikbud 23/2017 ini bentuk ijtihad dari Pak Menteri supaya siswa sekolah lebih banyak aktivitas belajarnya di sekolah, sehingga bisa terpantau," kata Ketua PP KAMMI Riko P Tanjung.

Menurut Riko, ide restorasi pendidikan karakter ini merupakan hal positif. Namun jika ditanggapi berbeda oleh masyarakat, sebaiknya peraturan ini bisa dimulai dari sekolah yang sudah siap.

Menurut informasi yang disampaikan Mendikbud saat sosialisasi permen ini, ada 9.830 sekolah yang masuk kategori siap untuk menerapkan peraturan ini. Sedangkan Permen ini akan diberlakukan pada tahun ajaran baru.

Ketua Adovkasi Kebijakan Publik PP KAMMI Bayu Anggara menambahkan, Permendikbud no 23 Tahun 2017 ini merupakan terobosan yang baik. Dengan catatan konten pendidikan yang ditambahkan mencakup pendidikan akhlak seperti pendidikan agama. Sehingga hal ini dapat menjawab kekhawatiran masyarakat akan hilangnya kesempatan anak mengaji agama jika diterapkan full day school.

"Sudah banyak sekolah swasta yang menerapkan cara ini, khususnya sekolah Islam. Banyak murid yang sudah sejak SD diajarkan menghafal Al-qur'an, prestasinya juga tidak kalah dengan sekolah negeri," ujarnya.

Lanjut Bayu, "Agenda restorasi pendidikan karakter ini sebaiknya tidak mengurangi pelajaran agama di sekolah. Malah harus ditambah, karena karakter ini masalah akhlak dan agama juga sangat mengatur perihal akhlak. Dan ini juga yang menjadi kekhawatiran masyarakat jika pelajaran agama dikurangi bahkan ditiadakan."

Tuesday, June 13, 2017

KAMMI Aceh:Utamakan Persaudaraan Hentikan Isolasi Qatar

Banda Aceh- Sudah seminggu Arab Saudi,  Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir dan Yaman yang kemudian diikuti Maladewa dan Libya memutuskan hubungan dengan Qatar pada Senin (5/6). Disamping pemutusan hubungan diplomatik, Arab Saudi juga mengakhiri peran militer Qatar dari medan pertempuran di Yaman. Dalam waktu singkat, terdapat beberapa dampak signifikan dari pemutusan hubungan diplomatik ini disebabkan langkah negara-negara Teluk terhadap Qatar diikuti dengan langkah isolasi terhadap posisi geografis Qatar baik dari udara, darat ataupun laut. Kondisi ini merupakan akumulasi dari tensi diplomatik di kawasan Teluk dalam beberapa waktu terakhir.

Keputusan Saudi merupakan bagian dari usaha menjaga keamanan nasionalnya. Kebijakan-kebijakan Doha dianggap Riyadh menciptakan konflik internal di dalam internal pemerintahan Saudi dan mengancam kedaulatan. Kebijakan Qatar yang mendukung kelompok-kelompok yang dianggap Arab Saudi sebagai bagian dari teror dan sektarian dapat menciptakan ketidakstabilan di kawasan teluk.

Bagi UEA, posisinya jelas mendukung posisi Saudi terhadap Qatar bahwa terdapat ancaman bagi negara-negara Teluk dan juga terhadap stabilitas dan keamanan di kawasan. Posisi serupa dimiliki oleh Bahrain. Bahrain menyatakan bahwa posisi Qatar menciptakan instabilitas di kawasan. Bahrain menuduh Qatar memberikan dukungan terhadap aktivitas terorisme dan menciptakan kekacauan di dalam negeri Bahrain.

Mesir dalam pernyataannya mengatakan bahwa posisi Qatar membawa ideologi Al Qaeda, mendukung gerakan ISIS dan kelompok teror di Sinai. Dukungan Qatar terhadap posisi Ikhwanul Muslimin (IM) juga dianggap mengancam internal Mesir dan keamanan nasional negara-negara Arab yang akan menciptakan pembagian di dalam masyarakat Arab.

Selanjutnya, Yaman menuduh keberadaan Qatar bekerja bersama musuh dari pemerintah Yaman yaitu milisi Houthi yang mendapatkan dukungan dari Iran.

Terlepas dari semua alasan pemutusan hubungan diplomatik diatas.  Ketua Umum PW KAMMI Aceh Tuanku Muhammad yang juga salah satu penerima beasiswa Qatar Charity Aceh mengharapkan agar tindakan isolasi yang dilakukan oleh beberapa Negara Teluk terhadap Qatar dapat segera dicabut.

Seharusnya dalam menyelesaikan permasalahan ini dapat  dengan mengutamakan perundingan antar Negara guna mencari cara terbaik antara Negara-Negara teluk dan Qatar. Apalagi yang saling bertikai ini adalah sesama Negara muslim.  Sangat disayangkan jika dalam bulan Ramadhan tahun ini harus terjadi pertikaian.

Akibat konflik ini tentu akan ada banyak kerugian yang akan dirasakan oleh para penduduk Qatar. Tidak hanya Qatar saja tapi juga penduduk muslim dari Negara lainnya yang saat ini sedang bekerja di Qatar.

Disamping itu,  KAMMI Aceh juga mengharapkan agar Negara Indonesia dapat mengambil bagian dalam menjadi pihak ketiga bersama Turki  Negara-negara Islam lainnya untuk menjadi penengah dalam menyelesaikan konflik ini. Dan OKI sebagai representatif organisasi terbesar negara-negara muslim dapat segera bertindak.

Pada Akhirnya kita mengharapkan agara konflik ini bisa segera selesai sebelum perayaan Idul Fitri.  Sehingga di hari kemenangan nanti semua muslim di dunia bisa merasakan kebahagian dan ketenangan.


Banda Aceh,  12 Juni 2017

Monday, June 5, 2017

Wahai Para Istri Jadilah Wanita Pelipur Suami

Dalam salah satu lagu nasyid Raihan yang terkenal itu menyanyikan;

 ‘Hiburkan hati yang masih gelisah, Ubati hati yang telah terluka’

Hiburan menjadi pendorong dan energi bagi hati dikala duka dan suka. Tentunya hiburan yang terbaik itu selalu ada penghibur yang hebat. Bahkan dibalik keberhasilan Rosulullah Saw. dalam fase dakwah Mekkah dan Madinah itu ada dua wanita penghibur yang menghiasi hatinya dalam mengemban dakwah. Allah Swt menghadirkan dua wanita agung ini menjadi wanita penghibur baginya. Dua wanita yang agung itu adalah Khadijah dan ‘Aisyah.

Khadijah walaupun usianya terpaut jauh dari Rosulullah, beliau seorang wanita yang tak tergantikan oleh siapapun. Ini bisa dilihat dari sebuah kisah ketika Rosulullah menyebutkan keutamaan Khadijah dihadapan ‘Aisyah. Lantas ‘Aisyah dengan rasa cemburunya menyatakan, “Bukankah ia hanya seorang wanita tua belaka yang Allah sudah memberikan ganti kepadamu istri yang lebih baik darinya?”

Rosulullah sangat marah mendengar kata-katanya, lantas beliau bersabda, “Tidak, demi Allah. Allah belum memberi ganti dengan istri yang lebih baik daripadanya. Ia beriman kepadaku ketika semua manusia ingkar. Ia membenarkanku ketika seluruh manusia mendustakanku. Ia membantuku dengan hartanya ketika semua manusia menahannya, dan Allah mengaruniakan kepadaku anak dari dia, tidak dari yang lain.

Allah menghadirkan khadijah kepada Rosulullah pada waktu yang tepat. Karena kedewasaan dan kematangan usia Khadijah yang dibutuhkan oleh beliau ketika mengemban dakwah pertama kalinya. Maka Khadijah menjadi wanita penghibur bagi beliau ketika jiwanya lelah oleh tekanan, celaan, dan penganiayaan di Makkah. Ketika tugasnya selesai dengan sempurna, Allah memanggil Khadijah di sisi-Nya. Peristiwa tersebut dikenal dengan ‘Amul Huzni, tahun duka cita bagi beliau.

Karena Allah memang menyiapkan Rosulullah naik level dalam dakwahnya.  Yaitu tugas yang berat, sebuah tugas yang akan mengorganisir sebuah negara dakwah. Maka Allah menghadirkan ‘Aisyah sebagai wanita penghibur bagi beliau. Kehadiran ‘Aisyah untuk menceriakan dan menggairahkan beliau ketika ditimbuni tugas-tugas; pertempuran, pengajaran, ekonomi, kemasyarakatan, dan pemerintahan.

Maka tidak salah jika Anis Matta menyatakan dibalik hebatnya para pahlawan selalu ada peran wanita. Oleh karena itu, jadilah wanita penghibur bagi suamimu dikala duka dan suka. Karena hiburan itu selalu menjadi energi positif bagi jiwa yang lelah.

Selesai di kaki Gunung Gede Pangrango

Iman Munandar, hanya seorang guru dan tukang jualan properti.

*KAMMI Ajak Pemuda Aceh Tingkatkan Ibadah di Penghujung Bulan Ramadhan*

Banda Aceh-Pelaksanaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan sudah memasuki 2/3 bulan. Sejak masuknya Bulan Ramadhan setiap muslim sudah mulai gencar meningkatkan semangat untuk memperbanyak melakukan ibadah kepada Allah SWT.  Hal ini dikarenakan di Bulan Ramadhan Allah melipatkan gandakan pahala setiap ibadah yang dilaksanakan.  Adapun di bulan lain kelebihan ini tidak didapatkan.

Di Aceh semangat beribadah di Bulan Ramadhan juga begitu terasa jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Bulan Ramadhan menjadi bulan yang begitu dinanti-nantikan oleh rakyat Aceh.  Dengan mudah kita bisa menemukan mesjid-mesjid yang melaksanakan tadarus Alquran hingga tengah malam. Belum lagi pelaksanaan shalat Tarawih yang beberapa tahun belakangan ini sudah banyak mesjid di ibu kota kabupaten/kota yang bacaan shalat tarawihnya mencapai satu Juz semalam seperti di mesjid Raya Baiturrahman.

Namun ternyata,  belum semua pemuda di Aceh yang memaksimalkan pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan ini.  Masih banyak muda-mudi Aceh yang diwaktu malam lebih memilih nongkrong di warung-warung dan cafe hingga larut malam.

Menanggapi fenomena diatas Ketua Umum PW KAMMI Aceh Tuanku Muhammad mengajak seluruh pemuda-pemudi Aceh untuk dapat memaksimalkan bulan Ramadhan tahun ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah.  Baik itu di siang hari maupun di malam hari.  "Pemuda saat ini adalah calon pemimpin Aceh di masa depan.  Kedepan pemimpin Aceh haruslah orang-orang cerdas,  kuat dan rajin beribadah kepada Allah.  Maka sudah saatnya pemuda Aceh dari sejak mudanya gemar beribadah agar kelak terbiasa dengan beribadah kepada Allah.Dan Bulan Ramadhan menjadi momentum kita untuk latihan memperbanyak ibadah." Ucap Tuanku.

Disamping itu,  pemuda Aceh juga harus tahu bahwasanya didalam hadis Rasulullah SAW disebutkan bahwa diantara 7 golongan yang mendapat syafaat di Akhirat kelak adalah pemuda yang semasa mudanya gemar beribadah kepada Allah. "Di Akhirat saja sudah mendapat naungan maka dapat dibayangkan bagaimana di dunia ini.  Tentu pemuda seperti inilah yang sangat kita nantikan mampu menjadi pemimpin-pemimpin di Aceh. " Tambah Tuanku.

Oleh karena itu,  marilah pemuda Aceh memaksimalkan waktu ya di penghujung Bulan Ramadhan ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah seperti Shalat 5 waktu, dhuha, tahajud, tarawih dan witir,  tadarus AlQuran, zakat, bersedekah dan ibadah lainnya. "Umu bak Allah,  dak muda hana jaminan jeut hudep trouk bak Tuha ( Umur sama Allah,  meskipun muda tidak ada jaminan hidup sampai tua).

Ttd.
Tuanku Muhammad
Ketua PW KAMMI Aceh

Thursday, June 1, 2017

*SMKN Al-Mubarkeya adakan Islamic Leadership Training*

[Kamis 01 Juni 2017] Aceh Besar- Bulan Ramadhan menjadi momentum bagi umat muslim untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Bulan Ramadhan untuk terus meningkatkan kualitas diri seorang muslim.  Tidak terkecuali bagi seorang pelajar. 

Memanfaatkan momentum ramadhan tahun ini sekolah SMKN Al-Mubarkeya dalam rangka meningkatkan kualitas para siswa dan siswinya mengadakan Training Kepemimpinan Muslim (Islamic Leadership Training)  bekerja sama dengan TARAFA Islamic Training Consultant. Pelatihan ini akan berlangsung sejak 1-6 Juni 2017. Acara training islamic leadership ini diikuti oleh 512 orang siswa. 

Kepala sekolah SMKN Al Mubarkeya Baihaqi, M. Pd.  mengatakan bahwa acara pelatihan ini diselenggarakan atas dasar untuk membentuk karakter para siswa SMK Al-Mubarkeya agar memiliki rasa kepemimpinan profetik yang mempu memberikan solusi untuk kemajuan bangsa kedepan. "kita tentu tahu bahwa para siswa saat ini adalah generasi penerus bangsa kedepan, sehingga dengan adanya Training Islamic Leadership ini mampu menghasilkan pemimpin islam yang ideal." Tambah Baihaqi. 

Adapun Tuanku Muhammad selaku ketua tim training dari TARAFA mengharapkan agar proses training kali ini bisa berjalan dengan lancar guna melahirkan siswa dan siswi SMKN Al-Mubarkeya yang siap menjadi pemimimpin di masa tang akan datang.  

Pelatihan ini nantinya akan ditutup dengan buka puasa bersama dan pembagian hadiah bagi para peserta pelatihan terbaik.

Wednesday, May 24, 2017

KAMMI : Indonesia Darurat Penegakan Hukum yang Berkeadilan

Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) menggelar aksi di depan gedung Istana Negara, Jakarta (24/5/2017).

Ketua umum PP KAMMI Kartika Nurrakhman mengatakan Rezim Jokowi telah Gagal menegakkan supremasi hukum di Indonesia
"Dari semenjak dilantik Jokowi tidak miliki komitmen dalam penegakan hukum yang berkeadilan  dengan menunjuk Jaksa Agung dari Partai politik yang syarat dengan kepentingan"tegas Nurrakhman

Nurrakhman menambahkan bahwa penegak hukum di negeri ini masih tebang pilih tanpa ada rasa keadilan didalamnya.
"Kasus-–kasus korupsi yang melibatkan lingkaran rezim jalan ditempat seperti; Mega Skandal BLBI yang merugikan negara 2000 Triliun , Bailout Bank Century 6,7 Triliun, dan Skandal E-KTP 5,9 triliun" ungkapnya.

sementara itu Ketua Kebijakn Publik Riko P. Tanjung mengatakan rezim  jokowi lebih berbahaya dari lintah darat.

"Pemerintahan Jokowi memangkas dana subsidi  rakyat dan menambah hutang luar negeri , dengan dalih untuk membangun infrastruktur negara tapi kenyataannya hanya menjadi lahan basah bagi pemburu rente di yudikatif, legislatif, eksekutif dan penguasa hitam."

Dari itu Pengurus Pusat KAMMI mendesak kepada pemerintahan Jokowi untuk segera mencopot Jaksa Agung H.M Prasetyo, usut tuntas kasus-kasus besar seperti  Mega skandal BLBI, Baoilout Century, dan persengkokolan jahat proyek E-KTP.