Thursday, August 16, 2018

Nasehat bukan bentuk penghinaan

Oleh: Sajidah Istiqomah
(sumber ; Cybermujahidah.wordpress.com)
Nasehat bukanlah hal yang menghinakanku katakan sekali lagi, nasehat bukanlah sebuah penghinaan. Nasehat adalah tanda cinta. Deskripsi cinta bukan tentang kebahagiaan dalam jangka pendek. Dari cinta menimbulkan sebuah pengorbanan dan kepedulian terhadap seseorang yang dicintainya.dan cinta ,menimbulkan tindakan refleks untuk melakukan sesuatu  demi kebahagiaan dan kebaikan untuk seseorang yang dicintai. Belumlah dikatakan seseorang yang mencintai jika belum sampai tahap peduli akan kebaikan hidup sesorang yang di cintainya . Nah lalu apa hubungan nasehat dengan cinta? Tentunya sangat berkaitan, karena nasehat adalah bentuk implementasi dari cinta.

Qatar Investasi 15 M USD di Turki, Mata Uang Lira Menguat sampai 15% terhadap Dolar

Perang ekonomi yang dilancarkan oleh Amerika Serikat terhadap Turki masih berlanjut hingga kini. Negara Qatar, Kuwait, Pakistan, dan beberapa negara lainnya menunjukkan solidaritasnya terhadap Turki. Tidak tangung-tanggung, Emir Qatar setuju investasi senilai 15 M USD di Turki. Berikut analisanya oleh Saief Alemdar di bawah ini;

Tampaknya Qatar mempertaruhkan banyak hal ketika Sheikh Tamin Ben Hamad mengumumkan bahwa Qatar akan melakukan investasi langsung senilai 15 miliar USD di Turki guna membantu perekonomian Turki dan menahan laju inflasi. Hal tersebut diumumkan oleh Emir Qatar di Turki setelah pertemuannya dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan hampir 3 jam lebih.

Wednesday, August 15, 2018

Peran Sistem Ekonomi Islam di Indonesia

Oleh Dennis Bimo Prakoso*
(Bank Syariah Pertama di Indonesia/JPPN)
 Islam adalah agama yang menyeluruh, islam mengajarkan bukan hanya urusan tentang agama saja melainkan islam mengajarkan tentang sosial bahkan islam juga mengajarkan tentang urusan perekonomian dalam kehidupan sehari hari.

SEPAK BOLA MENYATUKAN RAKYAT INDONESIA

Ditulis Oleh : Fajar

Sepak bola adalah olahraga yang menggunakan bola yang terbuat dari bahan kulit yang dimainkan oleh dua tim yang beranggotkan 11 orang pemain, permainan ini bertujuan untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Sepak bola ditemukan di China pada abad ke 2 sebelum masehi. Sepak bola pertama kali dimainkan dengan menggunakan bola yang terbuat dari kulit dan digiring dengan menggunakan kaki.

Tuesday, August 14, 2018

Merinding..!! Ratusan Emak-emak Teriakkan Takbir Dukung Prabowo-Sandiaga Uno

Dukungan untuk Prabowo-Sandiaga Uno tidak hanya datang dari partai koalisinya. Ratusan emak-emak yang tergabung dalam Deklarasi Ustadzah Peduli Negeri dengan mantap mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.
(Sumber : Kumparan)
Deklarasi ini dihadiri oleh ratusan emak-emak se-Jabotabek dan  dipimpin oleh Nardiati Akma. Ia juga memimpin sebagai ketua umum Forum Silaturahmi Antar Pengajian (Forsap). Acara deklarasi diadakan di gedung dakwah Haji Asyiyah di Tebet Jakarta Selatan, Selasa (14/8)

Mengenang 5 Tahun Tragedi Pembantaian Massa Aksi Pro-Mursi

Setelah Presiden Mesir berhasil dikudeta oleh pihak militer, para pendukung turun ke jalan dan menolak pengakuan upaya Kudeta Militer. Mereka melakukan aksi damai, namun junta militer bereaksi sangat keras hingga terjadi genosida. Simak uraian dari Nandang Burhanudin di bawah ini;

14 Agustus 2013
(Genosida Atas Ikhwanul Muslimin)
By: Nandang Burhanudin
*****
(1)
Hari ini, 14 Agustus 2013, pembantaian Rab'ah Al-'Adawiyyah. Di tanggal itu, saya mengantarkan anak yg masuk SMP di sana.
(sumber : theguardian.com)

(2)
Di hari Kamis, dingin saat itu. Tak lama usai raya Idul Fitri. Suasana mencekam. Tentara berjaga dgn senjata lengkap. Intel dimana-mana.

Kreatifitas Tanpa Batas

Oleh: Reza Fatahillah*

           Di Negeri ini banyak sekali anak-anak muda bahkan sampai ke orang tua yang sangat kreatif. Salah satu contoh ialah bapak Mat Husen orang yang menyulap botol bekas menjadi suara layaknya suara orang berbicara, sempat diundang oleh beberapa stasiun tv ternama karena keunikan dan kekreatifannya. Bapak Mat Husen mengaku untuk menguasai sepenuhnya hingga mahir menirukan suara orang berbicara dari botol bekas itu dibutuhkan waktu 3 tahun, dan bapak Mat Husen mengaku bahwa ia belajar botol bekas yang bisa berbicara layaknya manusia itu belajar sendiri, mencari nada demi nada sendiri hingga persis botol tersebut menirukan suara manusia berbicara.
(sumber : finansialku.com)
 
Kreatif itu seharusnya tanpa batas seperti bapak Mat Husen, dan baru-baru ini kita lihat kasus tahanan Lapas Sukamiskin. Ada seorang tahanan yang saat digeledah kamarnya itu ada 2 buah laptop, saat ingin disita oleh petugas tahanan ini tidak terima dan beranggapan kalau dia seorang penulis dan membutuhkan laptop untuk menulis karyanya padahal disisi lain peraturan lapas tersebut tidak boleh ada barang elektronik di ruang tahanan. Sangat disayangkan seorang penulis tapi melanggar peraturan lapas seharusnya seorang penulis bisa menjadi contoh untuk pembacanya walaupun dia berada di ruang tahanan. Seperti Ludwig Wittgenstein dia menulis buku yang berjudul “Tractatus Logico Philosophicus”. Ludwig Wittgenstein adalah tentara, filsuf sekaligus penulis asal Austria, dan dia menjadi tentara Austro-Hungarian. Allied Forces kemudian menjadikan sang filsuf sebagai tahanan perang di masa Perang Dunia I. Di saat itu ia menuangkan hasil renungannya tentang ilmu pengetahuan dan realitas. Karya filosofisnya menjadi salah satu yang terpenting di abad ke-20.

Monday, August 13, 2018

Perbedaan PP 26 tahun 2018 dengan PP 46 tahun 2013

Oleh Aylan Zein
 Sehubungan Karena terbitkan PP 23 Tahun 2018 Yang menggantikan PP 46 Tahun 2013, maka terlampir tabel perbandingan kedua peraturan pemerintah tersebut. Semoga bermanfaat, selamat membaca..

Download Matriks Perbandingan PP Nomor 23 Tahun 208 VS PP Nomor 46 Tahun 2013

Sumber tabel: didapatkan Dr rekan penulis Yang merupakan manager pajak Di Salah satu BUMN

Turki : Siap Bercerai Dengan Amerika Serikat

Menguatnya kekuasaan Erdogan semakin berani menegakkan kepalanya, baik terhadap lawan maupun sekutunya yang lama termasuk AS. Gara-gara ditahannya seorang Pastor Amerika oleh Turki, hubungan semakin tegang dan bergeser menjadi perang ekonomi.
Yuk simak analisa dari Saief Alemdar tentang politik Turki saat ini, selamat menikmati;

Erdogan : "Aku adalah Perisai dan Juga Pedang"

Terpilihnya Erdogan dalam pilpres kemarin tidak serta merta berbagai ujian itu selesai. Kini Erdogan harus menghadapi konspirasi pelemahan mata uang Lira. Beberapa hari yang lalu, Presiden Amerika Donald Trump menggandakan tarif aluminium dan baja, salah satunya terhadap Turki.
"Saya baru saja mengesahkan penggandaan tarif pada Baja dan Aluminium kepada Turki bersamaan dengan mata uang mereka, Lira Turki, melemah dengan cepat terhadap Dollar kami yang sangat kuat!” kata Trump lewat akun twitternya. “Aluminium sekarang akan menjadi 20% dan Baja 50%. Hubungan kami dengan Turki tidak bagus saat ini!”, seperti dilansir dari laman Turkinesia.net.

Islam Phobia di Eropa

Oleh Dennis Bimo Prakoso

Agama islam telah di bawa dan di ajarkan mulai dari Nabi Adam AS sampai ke nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad SAW, Agama islam terus berkembang seiring berjalan nya zaman hingga kini dan menyebar hinnga pelosok bagian bumi manapun. Ajaran agama islam selalu mengajarkan tentang kebenaran dan menghindarkan tentang kesahalahan dan keburukan, dalam agama islam juga di ajarkan tentang bagaimana menjaga hubungan baik antar agama selain islam, dan tidak membenci agama selain islam karena islam melarang keras untuk saling bermusuhan antara satu sama lain.
(sumber : aab-edu.net)
Islam telah menyebar luas hingga pelosok bumi salah satunya adalah di bagian benua eropa, semua itu di awali oleh penaklukan Negara Andalusia pada tahun 756 M – 1492 M di semenanjung Liberia. Kemudian berlanjut melalui sisilia serta penaklukan wilayah Balkan yang di lakukan oleh kekhalifahan Utsmaniyah. Kehadiran dan perkembangan islam di eropa kemudian berlanjut imigrasi besar besaran umat islam dari Negara islam menuju eropa setelah selesai perang dunia ke 2. Dan kini islam sudah mulai menyebar luas di eropa .

Sunday, August 12, 2018

Important Little Thing Called: Networking.

Oleh Desy Rachmawati*


 Networking mungkin tidak menarik. Bahkan untuk sebagian orang, bisa benar-benar membosankan atau malah menjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Dimana kita harus berusaha menikmati perbincangan dengan seseorang yang baru beberapa menit lalu kita temui. Tapi sayangnya, urusan membangun networking ini adalah hal yang sangat penting. Bagaimana tidak? Ketika kita menguasai Networking Skill ini, dengan mudah kita bisa menemukan orang-orang yang berpotensi dapat membantu bisnis kita, menawarkan bimbingan atau hanya sekedar mengarahkan kita ke arah yang benar.
(sumber : maxmanroe.com)

    “The richest people in the world look for and build networks, everyone else looks for work. Marinate on that for a minute.” –Robert T. Kiyosaki

Saturday, August 11, 2018

Membaca Agenda Politik JOKOWI dibalik MA'RUF AMIN.

Oleh Tengku Zulkifli Usman
Dalam logika sosial politik, pemilihan Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi mutlak karena perang opini politik.
Ma'ruf Amin adalah bukti bahwa jokowi sangat sadar dirinya selama ini sering diserang isu SARA karena efek buruknya komunikasi jokowi dengan umat islam.
(Jokowi-Ma'ruf Amin/Merdeka.com)
 Ma'ruf Amin adalah jalan keluar bagi mereka agar isu politik IDENTITAS bisa diredam, tapi sayang, jokowi terlalu panik dan polos.
Dipilihnya ma'ruf amin secara politik tidak ada kaitannya dengan langkah antisipasi jokowi terhadap prabowo yang akan memilih UAS misalnya, ini murni kebutuhan pokok koalisi jokowi secara independen.